[Tekan Tombol Ctrl + D Di Keyboard Anda Untuk Simpan/ Bookmark Alamat Website Ini Di Internet Browser Anda]

Teknik Pemasangan Rangka Gypsum

Teknik pemasangan gypsum ada 2 cara, menggunakan rangka kayu diserut dan rangka besi hollow. Rangka kayu harus diserut, agar rata saat pemasangannya. Harganya hampir sama saja dengan rangka hollow. Kecuali jika rangka yang digunakan adalah kayu bekas. Maka akan terjadi penghematan luar biasa.
Keuntungan rangka kayu adalah bisa diinjak diatasnya saat orang hendak membenarkan instalasi listrik. Sementara rangka hollow jauh lebih cepat pemasangannya. Lebih presisi. Dan tentu tahan rayap. Tidak seperti kayu yang rawan rayap.
Kelebihan Gypsum adalah hasilnya yang rata. Tanpa sambungan. Hal ini akan sulit diperoleh jika menggunakan bahan plafond triplex atau GRC. Sambungannya akan terlihat saat sudah berumur kira-kira 6 bulan ke atas. Memang di awal nampak rata. Namun bahan triplex dan GRC sulit untuk disambung.
Jika ada kerusakan cukup bagian tertentu saja yang diperbaiki. Tidak perlu keseluruhan. Karena ia menggunakan sistem dempul. Mirip body mobil. Jadi mudah jika menangani kerusakan.
Disisi lain ia rentan akan air dan lembab. Mudah bernoda dan hancur jika terkena air. Maka sebaiknya gypsum benar-benar dijauhkan dari pengaruh air yang dapat merusaknya.
Harga Pemasangan plafon plus Material Gypsum dirumah atau bangunan anda dengan spek standart dengan pemakaian holo 0,275mm yakni;



Type Gypsum
Per Meter Persegi Flat (Terpasang)
Jaya Board
Rp. 80.000,-
Jaya Board Mini 8
Rp. 78.000,-
Elephant
Rp. 76.000,-
Knauf
Rp. 76.000,-
A Plus
Rp. 68.000,-
Star
Rp. 68.000,-

note : harga2 sewaktu-waktu berubah
SOURCE : tukanggypsum

Multipleks Sebagai Plafon Ruang

Plafon multipleks masih banyak dijumpai di banyak rumah. Memiliki banyak keunggulan, wajar jika multipleks jadi pilihan.
Multipleks dipakai sebagai material plafon ruangan. Pemasangannya tidak rumit, proses finishing-nya pun tidak memerlukan waktu lama. Selain itu daya tahannya juga patut diperhitungkan.Olehkarena permukaan multipleks sudah rata dan rapi, maka material ini tidak memerlukan pengolahan awal setelah pemasangan. Setelah dipasang pun, material ini dapat langsung di-finishing. Itu pun cukup menggunakan cat kayu.
Multipleks yang diperuntukkan sebagai plafon rata-rata memiliki ketebalan 3-9mm. Rangka plafon yang cocok adalah kayu kaso. Bisa juga menggunakan besi hollow sebagai rangka.
Secara umum, multipleks memililik tampilan dan karakter seperti papan kayu. Papan ini mudah diolah menjadi aneka ragam bentuk. Dibandingkan gipsum, multipleks lebih kuat, baik dari sisi kelenturan material maupun daya tahan terhadap air. Fungsi meredam panas-pun jadi salah satu alasan kenapa multipleks digunakan. Sifat dan karakternya yang relatif kuat dapat berfungsi sebagai peredam panas ruang di bawah atap. Alasan-alasan inilah yang menjadikan multipleks populer sebagai plafon ruangan.
Penulis: Whery
Foto: Richard

Material Alternatif untuk Plafon

Plafon unik dihasilkan dari material alternatif atau gabungan material khusus. Pemilihan material penting untuk menampilkan ciri khas pada ruangan.
Hal yang patut diperhatikan dalam pemilihan, yaitu:
  • Plafon berfungsi mencegah kotoran atau debu yang jatuh dari penutup atap. Maka dari itu, pilihlah material yang dapat mencegah debu atau kotoran jatuh langsung ke ruangan.
  • Pun demikan untuk mencegah tetesan atau rembesan air yang jatuh dari atap, akibat kobocoran, menjadi fungsi plafon. Sebaiknya pilih material alternatif yang tahan air dan atau kelembapan.
  • Unsur perawatan penting dalam menentukan pemilihan material atap. Pilih material yang mudah perawatannya.
Penulis: Tatang/Whery
Foto: Tri
Source : idea

Plafon Natural Memikat Hati

Unsur kayu jadi aksen memikat pada plafon. Karenanya banyak hunian menggunakan kayu sebagai plafon.

Kayu sangat mudah diolah dan dapat menampilkan aksen yang memikat. Aneka model plafon tercipta berbahan dasar kayu, namun dituntut pengerjaan yang rapi.

Material kayu sejatinya merupakan dasar atap rumah. Kayu balok, kaso, dan reng adalah material yang banyak dipakai sebagai struktur utama atap. Mereka juga dapat diekspos sebagai aksen plafon. Model lain dengan menyusun papan kayu menjadi penutup plafon.

Baik model ekspos maupun kayu bersusun, menuntut pengerjaan yang rapi. Pada tiap sambungan, khususnya, dipastikan hasil yang presisi. Jika pengerjaan yang rapi dan presisi akan memudahkan pengerjaan finishing.

Rangka kuda-kuda sebagai ekspos, bisa saja diaplikasikan sebagai plafon. Namun perlu material lain sebagai penutup di bagian atasnya. Peletakkannya pada bagian antara plafon dan genteng. Material yang cocok untuk penutup diantaranya; kayu, multipleks, atau lambersiring. Untuk menyatukan cukup menggunakan kayu.

Pada bagian akhir tentu saja finishing. Dapat dipilih sesuai kebutuhan anda. Umumnya tampilan warna kayu jadi andalan. Alasan utama adalah untuk memberi kesan natural. Pengecatan dengan warna lain sah saja. Toh disesuikan dengan desain dan tema ruang. Penggunakan finishing warna-warni pun menarik untuk tema kontemporer.

Penulis: Whery
Foto: Tri

Source : idea

APLIKASI BESI HOLLOW & GIPSUM

Drop ceiling membuat plafon jadi dinamis. Lampu dapat disembunyikan di dalamnya. Suasana pun jadi hangat, penampilan cantik.
Tujuan membuat drop ceiling adalah membagi plafon yang luas dan menegaskan keberadaan sebuah ruang. Drop ceiling dengan elevasi yang lebih rendah dari plafon utama akan membuat ruangan menjadi lebih dinamis. Selain itu, desain ini juga digunakan untuk menutupi elemen bangunan yang terekspos lebih rendah dari plafon utama.
Pada rumah-rumah yang berdesain minimalis, drop ceiling dibuat seolah-olah menjadi satu bagian dari struktur rumah. Fungsinya untuk "menyembunyikan" rel gorden dan vertical blind sehingga tampilan ruang menjadi lebih apik. Anda dapat membuat drop ceiling dengan panduan di bawah ini. *
Bahan dan Alat:
  • Besi hollow atau baja ringan kanal C, gipsum, kompon, sekrup, rod atau kawat.
  • Lampu TL, kain, gergaji, dan cat tembok.

Aplikasi Panel Gypsum

Panel Gypsum

Panel Gypsum

Panel Gypsum

Panel gypsum dapat diaplikasikan untuk:

1. Plafon
Plafon merupakan sistem langit-langit gantung. Dengan material gypsum maka plafon dirancang untuk mendapatkan langit-langit dengan sambungan rata dan tidak terlihat pada ketinggian yang dikehendaki.

2. Sistem dinding partisi
Sistem dinding partisi gypsum merupakan sistem yang ringan & ekonomis, terdiri dari satu lapis panel gypsum atau lebih yang dipasang pada rangka alumunium dengan menggunakan skrup pada setiap permukaannya.

Sistem dinding partisi gypsum umumnya digunakan pada apartemen, pertokoan, perkantoran dan industri.

Panel gypsum dibuat dengan formulasi distribusi kepadatan yang merata sehingga memiliki daya tahan terhadap tekanan tertentu serta lebih ringan karena dari material kapur, disamping hal tersebut panel gypsum juga memiliki sifat fleksibel atau mudah dibentuk dan kelebihan kelendutan yang minimum.

Keuntungan gypsum

  • Ringan
    Berat dinding panel gypsum hanya 20% dari berat dinding batu bata
  • Tahan api
    Sistem dinding partisi gypsum tidak mudah terbakar
  • Fleksibilitas untuk disain
    Gypsum yang ringan ini memungkinkan fleksibilitas dalam hal disain. Dinding dengan gypsum juga dengan mudah direnovasi (atau dipindahkan) dan dapat dibuat melengkung, diharuskan penggunaannya dalam gedung-gedung tinggi.
  • Meredam suara
    Bermacam-macam sistem tersedia untuk memenuhi kebutuhan peredam suara
  • Pemasangan yang cepat
    Sistem dinding partisi gypsum sangat cepat pemasangannya sehingga mempercepat penyelesaian suatu pekerjaan

Komponen untuk plafon gypsum atau partisi gypsum

  • Rangka hollow 4×4cm
  • Rangka hollow 2×2cm
  • Scrup panjang 25 mm dan 45 mm
  • Panel gypsum 9 mm atau 12 mm
  • Kompon untuk gypsum

Catatan: Untuk mendapatkan hasil yang lebih baik hollow diganti menggunakan metal stud, metal track atau metal furing.

source : tukanggypsum

Mengolah Gipsum Menjadi Elemen Dekoratif Plafon

Gipsum dapat diolah dengan beragam aksi. Aneka profil dapat dihasilkan dari kumpulan serbuk kapur ini.

Profil dekoratif berbahan gipsum merupakan unsur lain pada plafon. Profil ini merupakan bubuk gipsum yang diolah kemudian dipres. Tersedia dalam bentuk dan motif yang beragam. Pilih saja sesuai keinginan. Ukurannya dapat disesuaikan dengan luas ruangan.

Lis profil juga jadi material penunjang guna mempercantik plafon. Hadir dalam berbagai motif dan ukuran, lis gipsum digunakan untuk menutup bagian pinggir atau sudut plafon.

Bentuk gipsum tidak hanya lurus rata. Dia dapat berbentuk melengkung. Caranya, papan gipsum cukup dibasahi dengan air bersih, lantas dilengkungkan. Namun perlu hati-hati. Perhatikan batasan sudut lengkungnya. Gipsum menjadi rusak, permukaan kasar hingga patah dapat terjadi, jika prosesnya sembarangan.

Secara keseluruhan gipsum tidak hanya unggul pada spesifikasi, namun juga pada finishing. Contoh jika ingin membuat lampu penerangan, yang dibenamkan dalam plafon gipsum, cukup mudah. Gunakan gergaji kecil khusus untuk melubangi. Diameter lubang disesuaikan dengan rangka lampu yang disiapkan. Mudah bukan?

Penulis: Whery
Foto: Richard

source idea

Material Plafon Sebagai Pemisah Ruang

Bosan dengan plafon putih flat? Olah plafonnya! Jika ada gipsum berlebih, kreasi plafon bakal lebih mudah dan murah dilakukan.

Dalam apartemen tipe studio, suasana ruang bisa jadi sangat monoton. Mirip sebuah ruang kos. Hanya ada sebuah ruang sebagai pusat segala kegiatan. Nah, ini terjadi jika Anda tidak lihai dalam menata interiornya. Jika pintar menata, suasana ruang apartemen Anda bisa jadi bak surga.

Coba tengok foto di atas. Apartemen tipe studio ini cantik bukan? Padahal di dalam ruang utamanya ada dua ruang, yaitu dapur dan ruang keluarga. Tidak ada batas pemisah yang tegas di antara keduanya. Pemisahny, berupa pembedaan desain plafon.

Dapur, langsung berhubungan dengan pintu masuk utama. Plafonnya dibuat datar atau rata. Nah, pada ruang keluarga, plafon mulai diolah sehingga memberi kesan dinamis. Model plafonnya drop ceiling dan memenuhi seluruh bagian atas ruang.

Plafon pada ruang keluarga ini berbentuk garis-garis. Ada empat garis yang masing-masing berukuran panjang 2m, lebar 20cm. Di balik garis-garis itu ditempatkan lampu penerang berkonsep hiden lamp.

Nah, untuk membuatnya tak sulit. Plafon ini dibuat dengan rangka dari besi hollow dan gipsum. Langkah pertama, buatlah rangkanya sesuai desain. Setelah itu, tutup rangka dengan gipsum dan lakukan finishing. Sejalan dengan itu, jangan lupa memasang lampu-lampu pada titik persembunyian yang diharapkan.

Penulis: Whery/*
Foto: Surai
Lokasi: Show Unit The Lavande Apartment & Recidences, Pancoran, Jakarta Selatan.

Plafon Tripleks Tampil Rapi

Plafon Tripleks Tampil Rapi

Plafon tripleks juga bisa tampil seperti plafon gipsum. Tampilan rapi ala plafon gipsum, bisa didapat dengan menghilangkan nat plafon.

Plafon dari tripleks menyisakan celah berupa nat. Ukuran nat mungkin sempit, namun keberadaannya dapat mengganggu keindahan dan kerapian plafon.

Menutup nat salah satu cara mengatasi tampilan yang tidak indah dari rapi itu. Cara ini mudah dilakukan. Anda bisa melakukannya sendiri. Berikut ini kami sampaikan cara-cara singkatnya.

Bahan dan Alat:

  • Compound (gipsum) - 1kg atau secukupnya.
  • 3 rol lakban gipsum
  • Cat dinding
  • Kape, kape daun, kuas 2 1/2", rol dan baki cat, ampelas 1 1/2.

Langkah Pengerjaan:

  1. Bersihkan permukaan nat menggunakan lap kering. Kemudian ampelas hingga permukaan halus dan rata.
  2. Buat adonan pengisi nat. Campurkan compound 1/4 sendok semen dengan 1 sendok makan lem. Tuang campuran ke dalam wadah dan aduk mengental.
  3. Ambil bahan campuran dengan kape daun, dan tempelkan ke nat. Oleskan searah nat.
  4. Dalam keadaan campuran compound masih basah, tempelkan lakban gipsum hingga semua permukaan nat tertutup. Lapiskan lagi campuran yang sama ke atas lakban, hingga lakban tidak terlihat.
  5. Setelah kering, ampelas bagian yang di-compound hingga permukaannya halus dan rata. Kemudian cat seluruh permukaan plafon.

Penulis: Jones/Anissa
Foto: Richard

source : idea

Membuat Ornamen Lukisan di Plafon

Membuat Ornamen Lukisan di Plafon

Ruangan semakin cantik, dengan plafon unik dan artistik. Kesan mewah didapat dengan biaya murah.

Bosan dengan yang polos, coba buat ornamen dekoratif di plafon. Memasang lukisan, tidak melulu di dinding, bisa juga di plafon. Rumah dengan gaya apapun bisa menggunakan ornamen dekoratif lukisan. Jangan lupa, sesuaikan dengan tema dan warna ruangan.

Selain biayanya murah, mengerjakannya pun mudah. Bisa dikerjakan sendiri atau menyewa tukang. Lama pengerjaannya tidak akan memakan waktu lebih dari satu hari. Langkah-langkahnya adalah:

  1. Buat lubang di plafon, yang sesuai dengan luas ruangan dan ukuran plafon. Perhatikan rangkanya, jika tanpak rapuh, perkuat. Dengan cara menambahkan balok kayu pengikat plafon, ke kuda-kuda atap.
  2. Tempelkan lis ukir 12cm, di sekeliling lubang, menggunakan sekrup. Agar tidak merusak ukirannya, pasang sekrup dari belakang plafon. Sisakan 1cm-2cm lebar lis, sebagai dudukan dindingnya.
  3. Buat panel kayu, yang sesuai dengan desain dan ukuran liubang. Jika atap rumah menggunakan dak beton, tempelkan panel di atap dak. Jika bagian atas plafon berupa kuda-kuda atap, buat rangka kayu untuk menempelkan panel. Posisi panel, lebih tinggi dari bibir lubang, dan berada di tengah-tengah.
  4. Potong reng 3/4 (4 buah), sesuaikan panjangnya dengan jarak antara ujung panel ke sudut bibir lubang. Gunakan sekrup untuk menempelkan kedua ujung reng ke ujung panel dan sudut bibir lubang.
  5. Tempelkan lis kayu 10cm, di bawah reng. Sisakan jarak 3cm pada lis, di kiri dan kanan reng. Gunakan sekrup sebagai perekat.
  6. Potong tripleks sesuai bentuk dan ukuran dinding tadi. Potong lukisan mengikuti bentuk dan ukuran tripleks, masing-masing 4 lembar.
  7. Lumuri tripleks dengan lem. Tempelkan lukisan ke permukaannya. Setelah lem kering, tempatkan keempat tripleks di atas rangkanya.

Penulis : Anissa
Foto : Tri

source idea

Sponsored by