[Tekan Tombol Ctrl + D Di Keyboard Anda Untuk Simpan/ Bookmark Alamat Website Ini Di Internet Browser Anda]
English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
duniarumah duniarumah duniarumah
Tampilkan postingan dengan label Perencanaan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Perencanaan. Tampilkan semua postingan

Material Alternatif untuk Plafon

Plafon unik dihasilkan dari material alternatif atau gabungan material khusus. Pemilihan material penting untuk menampilkan ciri khas pada ruangan.
Hal yang patut diperhatikan dalam pemilihan, yaitu:
  • Plafon berfungsi mencegah kotoran atau debu yang jatuh dari penutup atap. Maka dari itu, pilihlah material yang dapat mencegah debu atau kotoran jatuh langsung ke ruangan.
  • Pun demikan untuk mencegah tetesan atau rembesan air yang jatuh dari atap, akibat kobocoran, menjadi fungsi plafon. Sebaiknya pilih material alternatif yang tahan air dan atau kelembapan.
  • Unsur perawatan penting dalam menentukan pemilihan material atap. Pilih material yang mudah perawatannya.
Penulis: Tatang/Whery
Foto: Tri
Source : idea

Plafon Natural Memikat Hati

Unsur kayu jadi aksen memikat pada plafon. Karenanya banyak hunian menggunakan kayu sebagai plafon.

Kayu sangat mudah diolah dan dapat menampilkan aksen yang memikat. Aneka model plafon tercipta berbahan dasar kayu, namun dituntut pengerjaan yang rapi.

Material kayu sejatinya merupakan dasar atap rumah. Kayu balok, kaso, dan reng adalah material yang banyak dipakai sebagai struktur utama atap. Mereka juga dapat diekspos sebagai aksen plafon. Model lain dengan menyusun papan kayu menjadi penutup plafon.

Baik model ekspos maupun kayu bersusun, menuntut pengerjaan yang rapi. Pada tiap sambungan, khususnya, dipastikan hasil yang presisi. Jika pengerjaan yang rapi dan presisi akan memudahkan pengerjaan finishing.

Rangka kuda-kuda sebagai ekspos, bisa saja diaplikasikan sebagai plafon. Namun perlu material lain sebagai penutup di bagian atasnya. Peletakkannya pada bagian antara plafon dan genteng. Material yang cocok untuk penutup diantaranya; kayu, multipleks, atau lambersiring. Untuk menyatukan cukup menggunakan kayu.

Pada bagian akhir tentu saja finishing. Dapat dipilih sesuai kebutuhan anda. Umumnya tampilan warna kayu jadi andalan. Alasan utama adalah untuk memberi kesan natural. Pengecatan dengan warna lain sah saja. Toh disesuikan dengan desain dan tema ruang. Penggunakan finishing warna-warni pun menarik untuk tema kontemporer.

Penulis: Whery
Foto: Tri

Source : idea

Mengolah Gipsum Menjadi Elemen Dekoratif Plafon

Gipsum dapat diolah dengan beragam aksi. Aneka profil dapat dihasilkan dari kumpulan serbuk kapur ini.

Profil dekoratif berbahan gipsum merupakan unsur lain pada plafon. Profil ini merupakan bubuk gipsum yang diolah kemudian dipres. Tersedia dalam bentuk dan motif yang beragam. Pilih saja sesuai keinginan. Ukurannya dapat disesuaikan dengan luas ruangan.

Lis profil juga jadi material penunjang guna mempercantik plafon. Hadir dalam berbagai motif dan ukuran, lis gipsum digunakan untuk menutup bagian pinggir atau sudut plafon.

Bentuk gipsum tidak hanya lurus rata. Dia dapat berbentuk melengkung. Caranya, papan gipsum cukup dibasahi dengan air bersih, lantas dilengkungkan. Namun perlu hati-hati. Perhatikan batasan sudut lengkungnya. Gipsum menjadi rusak, permukaan kasar hingga patah dapat terjadi, jika prosesnya sembarangan.

Secara keseluruhan gipsum tidak hanya unggul pada spesifikasi, namun juga pada finishing. Contoh jika ingin membuat lampu penerangan, yang dibenamkan dalam plafon gipsum, cukup mudah. Gunakan gergaji kecil khusus untuk melubangi. Diameter lubang disesuaikan dengan rangka lampu yang disiapkan. Mudah bukan?

Penulis: Whery
Foto: Richard

source idea

Sponsored by

Klub Bisnis Internet Berorientasi Action